JAKARTA - Aspek finansial proyek tambang emas Pani yang dikembangkan PT Merdeka Gold Resources menunjukkan prospek yang sangat menjanjikan. Berdasarkan studi kelayakan definitif yang baru diselesaikan, proyek ini memiliki Net Present Value (NPV) sebesar US$ 450 juta dengan tingkat diskonto 8 persen, mengindikasikan kelayakan ekonomi yang tinggi.
Estimasi periode pengembalian investasi diproyeksikan terjadi dalam waktu 5 tahun setelah produksi komersial dimulai. Angka ini cukup kompetitif untuk proyek pertambangan skala menengah dengan kompleksitas seperti Pani. Biaya operasional produksi diperkirakan berada di kisaran US$ 800 per ounce, masih di bawah harga emas dunia saat ini.
Pendanaan untuk fase konstruksi telah dipastikan melalui skema kombinasi antara pendanaan internal dan pinjaman sindikasi dari beberapa bank nasional. Struktur pembiayaan ini dinilai optimal untuk menjaga kesehatan neraca keuangan perusahaan sambil tetap mempertahankan momentum pengembangan proyek.
Analis pasar modal menyambut positif pengumuman perkembangan proyek Pani ini. Mereka menilai proyek ini dapat menjadi catalyst positif bagi kinerja saham Merdeka Gold Resources di bursa efek. Potensi peningkatan valuasi perusahaan diperkirakan akan terlihat seiring dengan progres pembangunan yang semakin nyata.
Manajemen perusahaan menyatakan komitmen untuk menerapkan tata kelola keuangan yang prudent selama fase konstruksi. Pengendalian biaya dan manajemen risiko akan menjadi prioritas untuk memastikan proyek tetap berada dalam anggaran dan sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan.