Inovasi layanan perizinan berbasis digital menjadi tulang punggung utama yang mendorong efisiensi dan transparansi dalam setiap proses investasi di Jawa Tengah. Sistem ini mampu memangkas waktu tunggu perizinan hingga lebih dari lima puluh persen jika dibandingkan dengan metode konvensional.
Semarang, Jawa Tengah – Konsistensi Jawa Tengah dalam menciptakan iklim investasi yang unggul kembali diakui secara nasional. Predikat sebagai Tim Percepatan Investasi Daerah (TPID) Terbaik tingkat provinsi untuk tahun 2024 tidak lepas dari strategi jitu yang diterapkan secara berkelanjutan. Fokus pada transformasi digital dan penyederhanaan regulasi menjadi kunci utamanya.
Salah satu terobosan yang mendapat apresiasi tinggi adalah platform daring yang terhubung langsung dengan sistem pusat. Platform ini memungkinkan investor untuk mengajukan berbagai perizinan dari mana saja tanpa harus datang secara fisik. Koordinasi antar instansi juga berjalan lancar melalui sistem terpadu, menghilangkan ego sektoral yang sering menjadi kendala.
TPID Jateng juga dikenal sangat responsif dalam menangani keluhan dan kendala yang dihadapi oleh investor. Sebuah tim khusus dibentuk untuk mendampingi calon investor sejak tahap awal perencanaan hingga proyek berjalan. Pendekatan yang personal dan solutif ini membuat investor merasa didukung dan dilayani dengan baik.
Tidak hanya fokus pada investor besar, TPID Jateng juga memberikan perhatian serius kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta investor domestik. Berbagai program kemudahan dan bantuan teknis digulirkan untuk mendorong pertumbuhan investasi dari dalam negeri. Hal ini sejalan dengan semangat untuk membangun kemandirian ekonomi daerah.
Penghargaan ini, menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng, adalah buah dari kerja keras seluruh pihak. Evaluasi secara berkala dilakukan untuk mengidentifikasi titik-titik perbaikan dalam layanan. Komitmen untuk terus berbenah inilah yang membuat Jawa Tengah tetap unggul dalam persaingan menarik investasi.
Ke depan, Pemprov Jateng akan terus memperluas jangkauan layanan digitalnya dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pelayanan investasi. Dengan demikian, gelar sebagai TPID terbaik bukan hanya sekadar prestasi, tetapi menjadi standar layanan yang harus diberikan kepada setiap investor yang ingin menanamkan modal di Jawa Tengah.